KATA PENGANTAR

ABOUT KATA PENGANTAR

DIREKTUR JENDERAL PENGEMBANGAN, PEMANFAATAN, DAN PEMBINAAN KEBUDAYAAN, KEMENTERIAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA

Jakarta Film Week (JFW) telah berperan penting dalam pertumbuhan ekosistem perfilman Indonesia. Melalui beragam program, festival ini menghadirkan ruang alternatif bagi penayangan film, memperkaya wacana dan diskursus perfilman, serta menjadi simpul pertemuan bagi pelaku film dari dalam dan luar negeri. Kehadiran JFW memperlihatkan bahwa keberlanjutan sebuah festival memiliki arti penting bagi penguatan ekosistem perfilman secara keseluruhan. Apresiasi kepada seluruh penyelenggara Jakarta Film Week atas konsistensi yang terjaga, sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2021 hingga memasuki penyelenggaraan keenam pada tahun ini. Konsistensi tersebut turut membangun ruang tumbuh bagi sineas Indonesia, terutama generasi baru, untuk mengembangkan kapasitas, memperluas wawasan, dan menjangkau peluang di tingkat internasional.

Mengusung tema “ENCOUNTER”, Jakarta Film Week 2026 mengingatkan kita bahwa setiap perjumpaan dapat membuka perspektif dan melahirkan kemungkinan baru. Dalam sinema, perjumpaan berlangsung antara film dan penontonnya, sekaligus antara cerita, budaya, dan pengalaman yang berbeda. Dari perjumpaan itulah kita dapat mengenali kekayaan kehidupan bangsa serta membangun dialog dengan masyarakat dunia. Kementerian Kebudayaan berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem perfilman Indonesia. Komitmen ini mencakup peningkatan kualitas karya film dan afirmasi pada pengayaan genre film, regenerasi talenta melalui trajektori yang terukur dan sistematis, serta penguatan literasi dan apresiasi publik melalui akses yang lebih luas terhadap keberagaman film.

Kami juga terus mendukung sineas dan karya film Indonesia untuk berkiprah di dunia internasional, dengan memperkuat jejaring, membuka peluang kolaborasi, dan mendorong kehadiran dalam berbagai forum perfilman dunia. Kerja sama dengan Jakarta Film Week menjadi bagian penting dari upaya tersebut. Pertemuan antara pengembangan talenta, pertukaran pengetahuan, dan jejaring industri memungkinkan dukungan terhadap perfilman menjangkau berbagai kebutuhan yang saling berkaitan. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut dan memberikan 1 kesempatan yang semakin luas bagi sineas Indonesia untuk tumbuh bersama karya-karyanya. Pada akhirnya, kita ingin ekosistem perfilman Indonesia semakin memperoleh kepercayaan publik. Kepercayaan itu tumbuh melalui karya yang berkualitas, keberagaman cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat, serta ruang apresiasi yang terbuka dan berkelanjutan.

Selaras dengan itu, kita berharap visibilitas sineas dan karya film Indonesia semakin kuat, sehingga kehadirannya semakin dikenal dan diakui di dunia internasional. Melalui film, kekayaan cerita, nilai, dan perspektif Indonesia dapat menjadi bagian dari percakapan dunia. Semoga Jakarta Film Week terus memperkuat perannya dalam mewujudkan cita-cita pemajuan kebudayaan, yaitu menjadikan kebudayaan Indonesia sebagai tonggak peradaban. Selamat atas penyelenggaraan Jakarta Film Week 2026. Semoga setiap perjumpaan melahirkan gagasan dan kolaborasi yang memperkaya masa depan perfilman Indonesia.