KATA PENGANTAR OLEH DEWAN FESTIVAL
Festival film bagi saya selalu tentang pertemuan. Pertemuan antara film dan penonton, pembuat film dan gagasan, juga antara orang-orang dengan latar dan pengalaman yang berbeda. Dari pertemuan-pertemuan itulah percakapan, kolaborasi, bahkan kemungkinan baru bisa muncul.
Jakarta Film Week terus berusaha menjadi bagian dari perjalanan tersebut. Selain merayakan film, festival ini juga menjadi ruang bagi sineas dan pelaku industri untuk bertemu, berbagi pengalaman, menemukan jejaring, dan membuka jalan bagi karya-karya baru.
Tahun ini, kami mengangkat tema “Encounters”. Tema ini terasa dekat dengan apa yang ingin kami hadirkan melalui festival: kesempatan untuk bertemu dengan cerita yang mungkin belum pernah kita dengar, perspektif yang mungkin berbeda dari kita, atau orang-orang yang kemudian menjadi bagian dari perjalanan kita di dunia film.
Pada akhirnya, kita datang ke festival bukan hanya untuk menonton film. Kita datang untuk mengalami sesuatu bersama.
Selamat datang di Jakarta Film Week 2026. Semoga festival ini mempertemukan kita dengan film-film, orang-orang, dan pengalaman yang akan kita ingat lebih lama.
Ekky Imanjaya
____
Jakarta Film Week hadir di tengah perubahan yang cukup besar dalam perjalanan perfilman Indonesia beberapa tahun terakhir. Pertumbuhan produksi, munculnya filmmaker baru, serta semakin beragamnya ruang untuk belajar dan menonton film menunjukkan bahwa ekosistem kita terus bergerak.
Namun, pertumbuhan juga membawa tantangan. Akses terhadap produksi, distribusi, pengembangan talenta, hingga kesempatan untuk memperkenalkan karya kepada penonton masih belum merata. Karena itu, membangun ekosistem film tidak cukup hanya dengan menghasilkan lebih banyak film. Kita juga perlu menciptakan ruang yang sehat bagi filmmaker untuk berkembang, bertemu, bertukar pengalaman, dan menemukan jejaring baru.
Festival film memiliki peran penting dalam proses tersebut. Bukan hanya sebagai tempat memutar film, tetapi juga sebagai ruang untuk mempertemukan berbagai generasi dan bagian dari industri, dari filmmaker, pekerja film, komunitas, hingga penonton.
Jakarta Film Week 2026 kembali menjadi bagian dari perjalanan itu. Semoga pertemuan yang terjadi di festival ini dapat membuka percakapan, kolaborasi, dan kesempatan baru bagi perfilman Indonesia.
Selamat menikmati Jakarta Film Week 2026!
Andhy Pulung
____
Jakarta Film Week terus tumbuh bersama perkembangan perfilman Indonesia. Dari tahun ke tahun, kami melihat semakin banyak cerita, talenta, dan gagasan baru yang hadir dan menemukan jalannya. Perkembangan ini menjadi semangat bagi kami untuk terus menghadirkan festival yang dapat mempertemukan berbagai generasi dan bagian dari ekosistem perfilman.
Tahun ini, Jakarta Film Week mengangkat tema “Encounters”. Bagi kami, pertemuan adalah bagian penting dari perjalanan sebuah film. Pertemuan antara filmmaker dan penonton, talenta baru dan pelaku industri, maupun cerita dari berbagai latar dan perspektif. Dari sanalah kesempatan untuk belajar, berkolaborasi, dan berkembang dapat terbuka.
Dengan dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan seluruh mitra festival, kami ingin terus memperkuat Jakarta Film Week sebagai ruang bagi perfilman Indonesia untuk bertemu dengan penontonnya, sekaligus membuka hubungan yang lebih luas dengan dunia perfilman internasional.
Terima kasih kepada seluruh filmmaker, pelaku industri, komunitas, mitra, dan penonton yang terus menjadi bagian dari perjalanan ini.
Selamat datang di Jakarta Film Week 2026.
Mari bertemu melalui film.
Vivian Idris
____
Selamat datang di Jakarta Film Week 2026.
Memasuki tahun keenam, Jakarta Film Week terus berkembang sebagai ruang untuk bertemu, berbagi, dan menemukan kemungkinan-kemungkinan baru dalam perfilman. Bagi kami, festival bukan hanya tentang film yang diputar, tetapi juga tentang orang-orang yang bertemu di dalamnya, gagasan yang dipertukarkan, dan jejaring yang terus tumbuh setelah festival berakhir.
Tahun ini, melalui tema “Encounters”, kami ingin merayakan berbagai pertemuan yang menjadi bagian dari perjalanan sinema. Pertemuan antara filmmaker dan penonton, talenta baru dan pelaku industri, maupun berbagai cerita dan perspektif yang mungkin sebelumnya belum saling berjumpa.
Jakarta Film Week juga terus membuka ruang bagi filmmaker untuk mengembangkan karya, memperluas jejaring, dan terhubung dengan ekosistem perfilman yang lebih luas, baik di Indonesia maupun di tingkat internasional.
Kami percaya, dari sebuah pertemuan dapat lahir percakapan, kolaborasi, dan karya baru.
Semoga Jakarta Film Week 2026 menjadi ruang bagi semua itu, dan membawa kita pada lebih banyak pertemuan yang berarti.
Selamat menikmati festival.
Yuli Evina Bhara