SPEAKERS

FESTIVAL SPEAKERS

All SPEAKERS
Jeremy Chua
General Manager of Singapore International Film Festival (SGIFF)

Jeremy Chua

Jeremy Chua adalah General Manager Singapore International Film Festival (SGIFF) sejak tahun 2024. Sejak 2014, ia mendirikan Potocol, label film independen berbasis di Singapura yang berfokus pada produksi karya para auteur Asia dengan gaya khas. Beberapa film yang ia produseri antara lain Some Rain Must Fall (pemenang Jury Prize di Berlinale Encounters 2024), Inside the Yellow Cocoon Shell (pemenang Camera d’Or di Cannes 2023), Tomorrow is a Long Time (kompetisi Berlinale Generations 2023), Last Shadow at First Light (kompetisi New Directors di San Sebastian 2023), dan Rehana Maryam Noor (kompetisi Un Certain Regard di Cannes 2021). Pada tahun 2023, Jeremy dianugerahi penghargaan Outstanding Contribution to Asia Pacific Cinema oleh International Federation of Film Producers Associations (FIAPF) atas dedikasinya dalam mengembangkan sinema Asia Pasifik.
Tran Thi Bich Ngoc
Head of Project Market at Da Nang Asia Film Festival (DANAFF)

Tran Thi Bich Ngoc

Tran Thi Bich Ngoc meraih gelar Sarjana Penyutradaraan Film dari Ha Noi Academy of Cinema and Theatre serta Magister Kebijakan Publik dari Fulbright University. Ia memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di industri film Vietnam. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Departemen Produksi di Galaxy Studio, studio film swasta terbesar di Vietnam. Beberapa film independen penting yang diproduserinya antara lain Big Father, Small Father and Other Stories karya Phan Dang Di (kompetisi utama Berlin International Film Festival); The Third Wife karya Ash Mayfair (pemenang Best Asian Film dari Netpac di Toronto International Film Festival, dan dinominasikan untuk tiga Independent Spirit Awards); Glorious Ashes karya Bui Thac Chuyen (kompetisi utama Tokyo International Film Festival, serta meraih penghargaan utama Montgolfier d’Or di Festival des 3 Continents, Nantes); dan Skin of Youth karya Ash Mayfair (pemenang Special Jury Award di New York Asian Film Festival). Ngoc juga pernah menjadi anggota juri internasional di Tokyo International Film Festival, serta menjadi mentor di berbagai lokakarya produksi film di Asia Tenggara. Ia merupakan co-founder Autumn Meeting, sebuah lokakarya dan ajang perfilman internasional yang berdiri sejak 2013 untuk mendukung para pembuat film di Vietnam dan Asia Tenggara. Saat ini, ia menjabat sebagai Head of Project Market di Da Nang Asia Film Festival, satu-satunya festival film internasional tahunan di Vietnam sejak 2023. Ngoc juga tercatat dalam daftar “50 Most Influential Women” versi Forbes Magazine di Vietnam.
Donsaron Kovitvanitcha
Festival Director of Bangkok International Film Festival

Donsaron Kovitvanitcha

Donsaron Kovitvanitcha adalah Festival Director Bangkok International Film Festival (BKKIFF) 2025, yang tahun ini kembali digelar setelah vakum selama 17 tahun sejak 2008. Pada tahun 2022, ia juga menjabat sebagai Festival Director World Film Festival of Bangkok. Selain itu, Donsaron merupakan produser film independen dengan karya-karya seperti Boundary (2013), The Master (2015), The Blue Hour (2015), Malila: The Farewell Flower (2017), Die Tomorrow (2017), dan Arnold is a Model Student (2022).
Ellen Y. D. KIM
Director of ACFM

Ellen Y. D. KIM

Ellen Y. D. Kim, Direktur Asian Contents & Film Market (ACFM), merupakan sosok penting dalam sinema Asia dengan pengalaman luas di bidang produksi, festival, dan kolaborasi internasional. Ia mendirikan Flying Tiger Pictures, yang memproduksi Cry Woman (Cannes 2002) dan Hanaan (Locarno 2011), serta ikut memproduksi Night and Day dan Come Rain, Come Shine bersama Bom Film Production. Selama 12 tahun, ia berkiprah di BIFAN sebagai Programmer dan Program Director. Sebagai salah satu pendiri ACFM pada tahun 2006, Ellen kembali pada tahun 2024 sebagai Direktur, melanjutkan komitmennya untuk mempromosikan sinema Asia di kancah global.