SPEAKERS

FESTIVAL SPEAKERS

MASTERCLASS DIRECTING A Touch Of Scene
Chong Keat Aun
Director

Chong Keat Aun

Sutradara, seniman pertunjukan, dan kurator proyek seni komunitas asal Malaysia. Pada tahun 2020, film debut panjangnya, The Story of Southern Islet, meraih penghargaan Best New Director, FIPRESCI Prize, dan NETPAC Award di Golden Horse Awards ke-57, serta FIPRESCI Prize di Hong Kong International Film Festival ke-45. Pada tahun 2023, film keduanya, Snow in Midsummer, tayang perdana di Venice Film Festival ke-80, memperoleh Special Mention Musa Cinema & Arts Award, meraih sembilan nominasi di Golden Horse Awards ke-60, dan memenangkan Firebird Award for Best Film di Hong Kong International Film Festival ke-48. Film terbarunya, Pavane for an Infant, tayang perdana di Tokyo International Film Festival ke-37.
Mouly Surya
Film Director & Screenwriter

Mouly Surya

Mouly Surya, lahir di Jakarta tahun 1980, adalah seorang penulis skenario dan sutradara yang sudah mendunia. Mouly mendapatkan Piala Citra untuk kategori Sutradara dan Skenario terbaik melalui debut film layar lebarnya, FIKSI. Di tahun 2013, YANG TIDAK DIBICARAKAN KETIKA MEMBICARAKAN CINTA berkompetisi di World Dramatic Competition, Sundance Film Festival. MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK mencetak sejarah dengan tayang perdana di Directors’ Fortnight Cannes Film Festival pada tahun 2017. Di tahun 2024, film Amerika pertamanya dirilis, TRIGGER WARNING, produksi Netflix AS yang dibintangi oleh Jessica Alba. Dan di tahun 2025, Mouly kembali dengan dua film yang ia tulis dan sutradarai, PERANG KOTA, film penutup International Film Festival Rotterdam tahun 2025, dan TUKAR TAKDIR sebuah kisah drama berlatar investigasi kecelakaan pesawat. Mouly Surya merupakan penerima Penghargaan Kurosawa Akira dari Tokyo International Film Festival dan member Directors' Guild of America.
Janice Angelica
Film Director & Producer

Janice Angelica

Janice Angelica menyelesaikan studinya di Akademi Film Beijing, dan telah berhasil menyutradarai serta memproduksi sejumlah iklan dan film peraih penghargaan. Ia juga memiliki pengalaman bekerja dalam serial web dan film layar lebar, baik di Tiongkok maupun di Indonesia. Bersama Bing Bang, Janice mendirikan studio produksi kreatif bernama Stonjaus.