Sebuah Renungan bersama Wing of Desire

Perhelatan Jakarta Film Week 2024 hari ke-4 yang berlokasi di CGV Grand Indonesia ditutup dengan indah oleh penayangan salah satu film klasik yang berasal dari Jerman, yaitu Wing of Desire. Sebuah film klasik yang paling berpengaruh dalam sejarah sinema. 

Ternyata penayangan film klasik sarat makna filosofis yang dimulai pukul 20.15 WIB tidak melunturkan antusiasme para pentonton yang hadir untuk menikmati film yang didominasi layar hitam putih ini. Wing of Desire mengajak penonton untuk merenungkan kembali tentang eksistensi manusia.

Film yang dirilis tahun 1987 ini menggambarkan kota Berlin yang masih terbelah oleh tembok akibat perang dingin. Itulah mengapa Wing of Desire banyak menayakan perihal makna kehidupan, cinta, dan keinginan manusia melalui sudut pandang unik, yaitu malaikat yang dipernakan oleh Bruno Ganz sebagai Damiel seorang malaikat yang ke sana kemari untuk mengamati manusia, mendengarkan pikiran dan perasaan mereka. 

Hingga akhirnya Damiel bertemu dengan seorang manusia yang bekerja untuk sirkus keliling di Jerman, seorang perempuan bernama Marion yang diperankan oleh Solveig Dommartin. Kehadiran Marion membuat Damiel mulai meragukan dan mempertanyakan eksistensinya sebagai malaikat. 

Menjadi malaikat artinya Damiel tak bisa ikut merasakan apa yang dirasakan para manusia di kehidupan nyata, seperti perasaan bahagia, jatuh cinta, sampai rasa sakit. Damiel rindu akan pengalaman hidup yang lebih nyata. Pertanyaannya kemudian, mengapa seorang malaikat ingin merasakan apa yang manusia rasakan, padahal di dunia nyata para manusia ini tidak jarang ditemukan ingin menghilangkan segala kecamuk perasaan yang ada pada diri mereka. 

Wing of Desire menuntun kita untuk memaknai kembali arti perasaan melalui eksistensi kita sebagai manusia. Film ini telaj menginsipirasi banyak sutradara dan seniman lainnya untuk terus menciptakan karya-karya yang tetap relevan dan dekat dengan penonton. 

Pesan yang tersirat di dalamnya membuat Wing of Desire menjadi sebuah karya abadi, yang masih layak dan relevan untuk ditonton sampai kapanpun. Wing of Desire akan membawa para penontonnya pada sebuah perjalanan emosional yang tak terlupakan. 

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program dan acara Jakarta Film Week 2024, kunjungi www.jakartafilmweek.com dan ikuti kami di media sosial @jakartafilmweek. 

Nabila Dwiputri | Nanda Hadiyanti

Artikel Terkait
Mengenal Sineas Muda Indonesia Lewat MTN Showcase di Jakarta Film Week

Article

Mengenal Sineas Muda Indonesia Lewat MTN Showcase di Jakarta Film Week
Read Now
Dopamin, Kisah Tentang Cinta di Dunia yang Semakin Gila

Article

Dopamin, Kisah Tentang Cinta di Dunia yang Semakin Gila
Read Now
Merawat Ekosistem, Menumbuhkan Jejaring: Talents Hub dan Lanskap Pembuat Film Muda Asia Tenggara

Article

Merawat Ekosistem, Menumbuhkan Jejaring: Talents Hub dan Lanskap Pembuat Film Muda Asia Tenggara
Read Now