Kapan Waktu yang Tepat untuk Jatuh Cinta?

Cinta Tak Pernah Tepat Waktu, karya Hanung Bramantyo, berhasil menghibur sekaligus menyentuh hati penonton selama penayangannya di Jakarta Film Week 2024. Film ini masuk nominasi Direction Award dan diadaptasi dari novel karya Puthut EA dengan judul yang sama, dibintangi aktor muda seperti Refal Hady, Nadya Arina, Mira Filzah, dan Carisa Perusset.

Hanung mengungkapkan bahwa proyek ini telah lama direncanakan dan memakan waktu produksi hingga satu tahun. Baginya, film ini terasa personal karena diadaptasi dari buku yang ia sukai. Ia juga memberi kebebasan kepada para aktor untuk mendalami peran mereka dengan interpretasi masing-masing.

“Aku mengajak mereka untuk bercermin, karena film ini sebenarnya adalah cermin bagi kita dalam menghadapi komitmen dan tanggung jawab. Dua hal ini membuat kita ‘telanjang’ dan apa adanya,” tutur Hanung.

Refal Hady, pemeran utama sebagai Daku Ramala, mengakui bahwa ia merasakan tantangan besar dalam memahami karakternya yang berperan sebagai penulis dengan banyak intrik pribadi. “Aku mendalami karakter Daku dengan merefleksikannya pada kehidupanku sendiri,” jelas Refal.

Bagi Haki, penulis naskah film ini, mengadaptasi novel ke skenario merupakan proses yang penuh tantangan, namun didukung oleh Hanung yang terbuka terhadap diskusi. Ia mengakui bahwa ini adalah film ketiganya yang membuatnya emosional saat menulis.

Hanung juga mempertahankan elemen kunci dari novel, yaitu soal ritme hidup yang diibaratkan dengan “napas.” Bedanya, ia memberikan akhir terbuka di mana penonton dapat menafsirkan sendiri apakah Daku akan memilih melanjutkan kisah cintanya atau tidak. Menurutnya, penonton Indonesia cukup cerdas dan tidak perlu diberikan akhir yang eksplisit.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program dan acara Jakarta Film Week 2024, kunjungi www.jakartafilmweek.com dan ikuti kami di media sosial @jakartafilmweek. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari perayaan sinema internasional di Jakarta tahun ini!

Nabila Dwiputri | Nanda Hadiyanti

Artikel Terkait
Mengenal Sineas Muda Indonesia Lewat MTN Showcase di Jakarta Film Week

Article

Mengenal Sineas Muda Indonesia Lewat MTN Showcase di Jakarta Film Week
Read Now
Dopamin, Kisah Tentang Cinta di Dunia yang Semakin Gila

Article

Dopamin, Kisah Tentang Cinta di Dunia yang Semakin Gila
Read Now
Merawat Ekosistem, Menumbuhkan Jejaring: Talents Hub dan Lanskap Pembuat Film Muda Asia Tenggara

Article

Merawat Ekosistem, Menumbuhkan Jejaring: Talents Hub dan Lanskap Pembuat Film Muda Asia Tenggara
Read Now