Penayangan Program Layar Animasi Anak dan Petualangan di Desa Timun Bersama Tiga Kancil Bersaudara di Jakarta Film Week 2024

Kemeriahan hari terakhir Jakarta Film Week 2024 semakin terasa dengan hadirnya program interaktif layar animasi anak bersama Indonesiana TV. Acara ini tidak hanya menyuguhkan tontonan berkualitas, tetapi juga aktivitas kreatif yang menguatkan ikatan kekeluargaan.

Perwakilan dari Indonesiana TV, Eny Firsa, membuka acara dengan menyampaikan bahwa program animasi anak, seperti Desa Timun, merupakan salah satu program unggulan Indonesiana TV. Program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi pada usia dini melalui medium audio-visual, dan kolaborasi dengan Jakarta Film Week 2024 menjadi salah satu langkah untuk menghadirkan edukasi bagi penonton anak-anak dan keluarga.

Desa Timun menceritakan kehidupan sehari-hari tiga kancil bersaudara, Cila, Cili, dan Cilo, di sebuah desa. Kisah mereka mencakup aktivitas bermain, berkarya, hingga bercanda, yang dihadirkan dengan konsep unik menggunakan teknik aniwayang, yaitu perpaduan antara wayang dan animasi. Teknik ini memberi karakter yang khas dan membedakan serial ini dari animasi anak pada umumnya.

Seri Desa Timun telah meraih berbagai penghargaan, baik di festival film nasional maupun internasional, seperti Film Animasi Pendek Terbaik FFI 2022, Kineko Festival Jepang, dan San Diego International Children’s Film Festival. Serial ini juga dapat disaksikan di kanal budaya Indonesiana TV.

Di Jakarta Film Week 2024, Desa Timun menayangkan tiga episode sekaligus untuk menghibur penonton anak-anak: episode Bola, Kandang Ayam Baru, dan Timun. Tingkah lucu Cila, Cili, dan Cilo sukses membuat para penonton cilik riang gembira selama pemutaran.

Selain menonton, anak-anak juga diajak berpartisipasi dalam berbagai kegiatan, seperti Senam Timun, di mana mereka menari bersama karakter Cila, Cili, dan Cilo, serta kegiatan membuat wayang Cila yang mereka kerjakan bersama orang tua. Tepat sebelum memasuki ruang penayangan di Galeri Cipta Taman Ismail Marzuki, anak-anak diberikan satu set alat untuk membuat wayang Cila oleh panitia.

Kegiatan layar animasi anak ini ditutup dengan bermain wayang di depan layar proyektor besar, sehingga anak-anak bisa memainkan wayang Cila bersama orang tua mereka. Bahkan, karakter ayam dari animasi Desa Timun juga turut hadir, menambah keceriaan suasana.

Layar animasi anak Desa Timun menjadi penutup yang hangat dan menyenangkan dari rangkaian program Jakarta Film Week 2024 selama lima hari, dari tanggal 23 hingga 27 Oktober 2024, yang berlangsung di tiga lokasi: CGV Grand Indonesia, Taman Ismail Marzuki, dan Mercure Hotel Cikini. Jakarta Film Week akan terus menghadirkan program-program menarik dan inklusif di tahun-tahun mendatang. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui akun media sosial @jakartafilmweek atau situs resmi www.jakartafilmweek.com.

Nabila Dwiputri  | Nanda Hadiyanti

Artikel Terkait
Mengenal Sineas Muda Indonesia Lewat MTN Showcase di Jakarta Film Week

Article

Mengenal Sineas Muda Indonesia Lewat MTN Showcase di Jakarta Film Week
Read Now
Dopamin, Kisah Tentang Cinta di Dunia yang Semakin Gila

Article

Dopamin, Kisah Tentang Cinta di Dunia yang Semakin Gila
Read Now
Merawat Ekosistem, Menumbuhkan Jejaring: Talents Hub dan Lanskap Pembuat Film Muda Asia Tenggara

Article

Merawat Ekosistem, Menumbuhkan Jejaring: Talents Hub dan Lanskap Pembuat Film Muda Asia Tenggara
Read Now