MEN, CINEMA/FILMMAKING, SELF-DISCOVERY, WORK/ LABOUR
Tiga sahabat terjebak antara tekanan hidup dan tawaran kekayaan instan lewat ritual sate gagak. Tapi ketika hantu-hantu mulai datang tanpa henti, mereka harus memilih: terus melayani demi uang, atau berhenti sebelum segalanya lepas kendali.
Etienne Caesar adalah sutradara film Indonesia berpengalaman. Tahun 2024, ia menyutradarai Love Unlike in K-Dramas bersama Meira Anastasia, menandai langkah pentingnya sebagai sutradara utama. Ia juga menjadi Festival Director Festival Film Bulanan (Fesbul) Lokus 3 yang mendukung sineas muda di Jakarta dan Jawa Timur. Sebelumnya, Etienne menjadi Asisten Sutradara Pertama untuk Pelukis Hantu (2020) dan Ghost Writer (2019), serta Asisten Sutradara Kedua untuk Coklat Stroberi (2007). Ia juga pernah berakting dalam film Titik Hitam (2002).
Dono Pradana is a stand-up comedian, radio host, and actor. He began his career with the Stand Up Indo Surabaya community and became a Top 14 finalist in Stand Up Comedy Academy (Indosiar, 2015). In 2019, he hosted the web documentary series Bondo Wani on Majelis Lucu’s YouTube channel. Its success led him to roles in Yowis Ben the Series (2020), Yowis Ben 3 (2021), Yowis Ben Finale (2021), and Lara Ati (2022), directed by Bayu Skak.