Opening Ceremony Jakarta Film Week 2024 Dipenuhi Optimisme Para Stakeholder untuk Perkuat Kolaborasi dan Majukan Perfilman Indonesia 

Jakarta Film Week 2024 menjadi salah satu ajang penting bagi para pelaku industri film di Indonesia. Setiap tahun, festival ini tidak hanya menghadirkan beragam film berkualitas, tetapi juga menciptakan ruang bagi kolaborasi antara sineas lokal dan internasional. Di tahun keempat ini, Jakarta Film Week 2024 telah resmi dimulai dengan semarak di CGV Grand Indonesia, Jakarta. 

Pembukaan yang sangat meriah diawali dengan red carpet yang dihadiri oleh sineas dari mancanegara, beberapa di antaranya ialah Kristo Immanuel selaku Festival Ambassador Jakarta Film Week 2024, Kim Young Min, Produser Exhuma, Siddartha Jatla, Sutradara In The Belly of a Tiger, hingga cast dan crew dari film Sampai Jumpa Selamat Tinggal yang menjadi opening film Jakarta Film Week 2024, seperti Ricky Wijaya, Adriyanto Dewo, Sherly Kosasih, Perlita Desiani, Lukman Sardi, Jourdy Pranata, Lutesha, Jerome Kurnia dan Kiki Narendra. 

Opening ceremony dilanjutkan dengan sambutan dari Nuzul Kristanto, Ketua Tim Kerja Apresiasi dan Literasi Perfilman Direktorat Perfilman, Musik, dan Media (PMM) Kemendikbudristek, yang mendukung terselenggaranya Jakarta Film Week 2024. Dukungan tersebut diberikan karena PMM Kemendikbudristek percaya festival ini dapat menjadi wadah kreatifitas para sineas muda untuk dapat berkembang secara internasional.

Optimisme tersebut terlihat dari bertumbuhnya kolaborasi yang terjalin di Jakarta Film Week. Hal ini turut disampaikan pada pembukaan Jakarta Film Week 2024 oleh Rina Damayanti selaku Festival Director Jakarta Film Week 2024. “Kolaborasi adalah masalah yang krusial di industri perfilman. Oleh karena itu, tahun ini kami meluncurkan program JFW NET industry program, yang dirancang khusus untuk mendukung kolaborasi di antara para sineas.

Program ini mencakup berbagai kegiatan, seperti masterclass, pitching forum, business forum, talks, festival meeting, producers lab, hingga networking event. Semua ini disusun dengan tujuan menjadi wadah untuk mengeksplorasi peluang baru, memperluas jaringan bagi sineas lokal guna mengembangkan karya nya agar dapat bersaing secara global.”

Selanjutnya, Kristo Immanuel sebagai Festival Ambassador Jakarta Film Week 2024 turut menyampaikan antusiasmenya, “Festival ini tidak hanya untuk menampilkan berbagai karya perfilman, namun tempat ini menjadi acara untuk bertemu dan menjadi wadah untuk mengumpulkan berbagai suara dari berbagai perspektif untuk kemajuan industri perfilman.” 

Dengan mengambil tema ‘Resonance’, Jakarta Film Week 2024 siap menjadi hub, ajang pertemuan bagi para pelaku industri film dari seluruh dunia, yang dapat membawa dampak positif bagi perkembangan industri film, layaknya resonansi yang kuat. Ketika berbagai elemen industri film berkumpul, bertukar ide, dan berkolaborasi dalam suasana yang sinergis, hal ini menciptakan resonansi berkelanjutan yang saling memperkuat satu sama lain.

Melalui berbagai inisiatif dan inovasi yang dihadirkan oleh Jakarta Film Week, diharapkan festival ini dapat menjadi langkah positif dalam mendorong perkembangan karya-karya perfilman anak bangsa, dan membuka peluang besar bagi film-film Indonesia untuk lebih dikenal dan bersaing di kancah internasional. Harapannya, upaya ini akan memperkuat posisi sineas Indonesia di pasar global dan mengangkat kualitas serta daya saing perfilman nasional.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program dan acara Jakarta Film Week 2024, kunjungi www.jakartafilmweek.com dan ikuti kami di media sosial @jakartafilmweek. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari perayaan sinema internasional di Jakarta tahun ini!

Asia Khairunnisa Luthan | Nanda Hadiyanti

Artikel Terkait
Mengenal Sineas Muda Indonesia Lewat MTN Showcase di Jakarta Film Week

Article

Mengenal Sineas Muda Indonesia Lewat MTN Showcase di Jakarta Film Week
Read Now
Dopamin, Kisah Tentang Cinta di Dunia yang Semakin Gila

Article

Dopamin, Kisah Tentang Cinta di Dunia yang Semakin Gila
Read Now
Merawat Ekosistem, Menumbuhkan Jejaring: Talents Hub dan Lanskap Pembuat Film Muda Asia Tenggara

Article

Merawat Ekosistem, Menumbuhkan Jejaring: Talents Hub dan Lanskap Pembuat Film Muda Asia Tenggara
Read Now