Kekuatan Sinema yang Beresonansi yang Tayang Melalui Film-film yang Masuk di Program Global Short Official Selection 3

Jakarta Film Week kembali di tahun 2024 dengan mengusung tema “Resonance”. Apabila mengutip dari Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata, tema “Resonance” ini memiliki makna sebagai refleksi tentang bagaimana sinema memiliki kekuatan untuk menciptakan perubahan yang berdampak pada banyak hal, baik di dalam maupun luar negeri.

Kemudian, Kristo Immanuel, Duta Jakarta Film Week 2024 percaya bahwa film bukan hanya sekedar hiburan, tetapi juga sebuah media yang memiliki kekuatan untuk beresonansi dan memengaruhi cara kita memandang dunia.

Film-film dengan karakter yang kuat, termasuk dari film kolaborasi bersama Erasmus Huis

Berlandaskan semangat resonansi tersebut, Jakarta Film Week 2024 memilih empat film pendek untuk ditayangkan dalam Global Short Official Selection 3. Film-film tersebut antara lain Seahorse Parents (2023) dan Mally Can Fly (2023) dari Belanda, yang merupakan hasil kolaborasi Jakarta Film Week 2024 dengan Erasmus Huis. Dua film lainnya yaitu Balad of the Happy Kind (2023) dari Belgia, dan La Voix de Sirènes (2023) dari Prancis dan Italia.

Setiap film beresonansi dengan tema Jakarta Film Week 2024 dan memiliki semangat serta makna yang berbeda. Seperti pada film Balad of The Happy Kind yang menceritakan perjalanan Mona dan Simon yang terlibat dalam permainan sandiwara, lalu mereka menyadari bahwa terkadang, perjalanan tidak selalu menyenangkan.

Berhubungan dengan perjalanan yang tidak menyenangkan, Malika dalam film Mally Can Fly juga mengalami kendala dalam mengejar karier di olahraga basket. Ia menghadapi kendala finansial yang menyebabkan dirinya ragu terhadap langkah selanjutnya yang akan dia pilih dalam karier. Namun, ayah, pelatih, dan teman-teman setimnya dapat mengembalikan semangat Malika untuk terus maju.

Kemudian, bagaimana Liam, Alex, Ruben, & Jerome dalam Seahorse Parents menghadapi tantangan untuk bisa menjadi seorang mengandung anak dan menjadi orang tua bagi anaknya. Jika melihat penamaan pada judulnya, ini mengacu pada bagaimana proses kehamilan pada pasangan kuda laut. Pada kuda laut, proses kehamilan dan melahirkan dialami oleh kuda laut jantan. Liam, Alex, Ruben, dan Jerome merupakan transgender perempuan yang menjadi laki-laki. Dengan menggunakan konsep seahorse tersebut, mereka telah mencoba menjalani kehamilan dan melahirkan.

Ketiga film itu memiliki kesamaan tentang bagaimana peran orang terdekat sangat berpengaruh dalam perjalanan mereka. Ketiga film tersebut juga memperlihatkan kekuatan untuk menciptakan perubahan baik pada dirinya, pasangannya, maupun kondisinya. Dari film-film tersebut, bisa dilihat bahwa setiap karakter dalam film-film tersebut memiliki perang tersendiri dalam dirinya yang akhirnya bisa mereka atasi dengan caranya masing-masing.

Bukan hanya sebagai hiburan, film-film tersebut sejalan dengan tema resonansi Jakarta Film Festival 2024 tentang memiliki kekuatan dan menciptakan perubahan dalam aksi serta cara memandang dunia yang dipenuhi dengan keragaman.

Selain film-film di atas, masih ada sederet judul film panjang maupun pendek lainnya yang akan tayang di sepanjang festival, hingga 27 Oktober mendatang. Untuk informasi lebih lanjut mengenai program dan acara Jakarta Film Week 2024, kunjungi www.jakartafilmweek.com dan ikuti kami di media sosial @jakartafilmweek. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari perayaan sinema internasional di Jakarta tahun ini!

Muhamad Iqbal Ramadhan | Nanda Hadiyanti

Artikel Terkait
Mengenal Sineas Muda Indonesia Lewat MTN Showcase di Jakarta Film Week

Article

Mengenal Sineas Muda Indonesia Lewat MTN Showcase di Jakarta Film Week
Read Now
Dopamin, Kisah Tentang Cinta di Dunia yang Semakin Gila

Article

Dopamin, Kisah Tentang Cinta di Dunia yang Semakin Gila
Read Now
Merawat Ekosistem, Menumbuhkan Jejaring: Talents Hub dan Lanskap Pembuat Film Muda Asia Tenggara

Article

Merawat Ekosistem, Menumbuhkan Jejaring: Talents Hub dan Lanskap Pembuat Film Muda Asia Tenggara
Read Now