Jakarta Film Fund Menjadi Harapan dan Salah Satu Peluang Bagi Sineas Muda Indonesia, Khususnya di Jakarta untuk Bersinar Lewat Karya

Jakarta Film Fund menjadi salah satu program unggulan yang menawarkan kesempatan emas bagi para sineas pendatang di industri perfilman. Program ini tidak hanya menyediakan pendanaan produksi, tetapi juga memberikan bimbingan profesional secara menyeluruh, mulai dari manajemen produksi, penulisan naskah, penyutradaraan, hingga proses editing. Hal ini memungkinkan para filmmakers untuk mengembangkan ide-ide “liar” mereka ke dalam bentuk film yang matang.

Tahun ini terdapat tiga film yang berkesempatan untuk diputar di Jakarta Film Week 2024, yaitu If You’re Happy, I’m Happy disutradarai oleh Mauliya Maila R, Piknik Bersama Maut disutradarai oleh Nara Nugroho, dan Followers disutradarai oleh Kevin Rahardjo. 

Film pertama yang diputar yaitu ‘Followers’, mengangkat tema yang berkaitan dengan realita kehidupan influencer yang banyak digandrungi oleh anak muda saat ini. Namun di baliknya menyimpan resiko yang dapat mengancam kehidupan privasi seseorang. Film ini dikemas dengan ketegangan, namun banyak makna yang dapat diambil. “Rasanya senang sekali Followers sudah bisa tayang di Jakarta Film Week tahun ini, dan harapannya Jakarta Film Week bisa terus secara aktif memberikan funding serta mentoring bagi filmmakers di Indonesia.” ujar Tsabita Putri, Produser film ‘Followers’.

Selanjutnya film kedua yang tayang adalah ‘If You’re Happy, I’m Happy’ yang sangat kental dengan dinamika kehidupan sepasang suami istri yang dihadapi oleh krisis komunikasi, yang berdampak signifikan pada hubungan mereka. Krisis ini menciptakan ketegangan emosional yang menjadi inti dari cerita. “Film ini terinspirasi dari cerita sekitar ku yang kurasa dapat menjadi pembelajaran bagi pasangan suami istri. Meskipun melalui tahapan yang mendadak dan penuh kejutan, tapi aku sangat senang dengan hasilnya,” Ungkap Mauliya.

Film penutup Jakarta Film Fund yakni ‘Piknik Bersama Maut’ yang mengambil tema kematian namun dikemas dengan cara yang unik. Sehingga dapat dengan mudah ditangkap oleh penonton, namun di baliknya terdapat pesan yang sangat mendalam. “Film ini dibuat sebagai pengingat secara personal untuk menyadari apa yang sebenarnya selama ini kita sedang cari di dalam hidup?” Nara, selaku sutradara juga menambahkan harapannya terhadap Jakarta Film Week untuk bisa terus mendukung para pelaku industri perfilman di Indonesia. 

Ketiga film ini telah melalui tahapan-tahapan panjang untuk bisa mengembangkan sebuah ide menjadi film pendek berkualitas yang dapat dinikmati oleh berbagai kalangan penonton. Mereka berhasil mengembangkan ide-ide dasar menjadi film pendek berkualitas tinggi. Setiap film tidak hanya menampilkan cerita yang kuat, tetapi juga proses pembuatan yang detail, mulai dari perencanaan awal hingga tahap akhir pascaproduksi, sehingga hasil akhirnya memberikan pengalaman menonton yang berkesan bagi para penonton.

“Tahun ini, Jakarta Film Week mengalami perkembangan dalam sisi dukungan hingga teknis. Dengan perkembangan yang dilalui ini, harapannya Jakarta Film Fund memiliki  jangkauan yang lebih luas lagi, sehingga film-film nya dapat diputar lebih banyak lagi.” Tutup Novi Hanabi, Manager Program Jakarta Film Week 2024.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program dan acara Jakarta Film Week 2024, kunjungi www.jakartafilmweek.com dan ikuti kami di media sosial @jakartafilmweek. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari perayaan sinema internasional di Jakarta tahun ini!

Asia Khairunnisa Luthan | Nanda Hadiyanti

Artikel Terkait
Mengenal Sineas Muda Indonesia Lewat MTN Showcase di Jakarta Film Week

Article

Mengenal Sineas Muda Indonesia Lewat MTN Showcase di Jakarta Film Week
Read Now
Dopamin, Kisah Tentang Cinta di Dunia yang Semakin Gila

Article

Dopamin, Kisah Tentang Cinta di Dunia yang Semakin Gila
Read Now
Merawat Ekosistem, Menumbuhkan Jejaring: Talents Hub dan Lanskap Pembuat Film Muda Asia Tenggara

Article

Merawat Ekosistem, Menumbuhkan Jejaring: Talents Hub dan Lanskap Pembuat Film Muda Asia Tenggara
Read Now