GENTRIFICATION, SOCIAL INEQUALITY, FEMALE SOLIDARITY
Nurjanah sudah mengelola salon kecilnya di Kemang Selatan selama 17 tahun. Bukan sekadar tempat potong rambut murah, salonnya telah menjadi ruang aman dan tempat berkumpul bagi perempuan-perempuan dari kalangan menengah ke bawah. Suatu hari, pelanggan baru bernama Eti datang. Dari obrolan tersebut terungkap bahwa rumah lama Nurjanah pernah digusur demi pembangunan mal. Kabar buruk kembali datang saat Lilis,pelanggan lama,memberitahu bahwa Salon Gue Aje akan digusur demi pembangunan kompleks wellness center yang lebih “cocok” dengan estetika Kemang. Nurjanah yang sudah mengetahui kabar tersebut hanya bisa tertawa getir. Pola yang sama terus berulang: Yang kecil dan dianggap tidak sesuai, perlahan akan disingkirkan,dan kini gilirannya lagi.
Tahlia Motik adalah seorang aktris yang berbasis di Jakarta, Indonesia yang telah menempuh pendidikan akting dari Bengkel Akting Kuma. Ia membintangi beberapa film pendek di antaranya adalah Ringroad (2021), Bertepatan (2022), dan Spektakel (2023). Ia juga berperan dalam film panjang Lampir (2024), Heartbreak Motel (2024), Pasutri Gaje (2024), dan Tukar Takdir (2025). Ia menulis dan menyutradarai film pendek pertamanya, berjudul Status Quo (2022) dan masuk ke dalam kurasi Screening Ledakan yang pertama di tahun 2023. Setelahnya, ia menulis untuk film dokumenter pendek. yang berjudul Sayang 1000x Sayang (2023) dan menjadi sutradara bersama Gelar Soemantri untuk video klip dari band Mother Bank yang berjudul Pabrik (2024)