flashing images | social commentary, politics, colonialism
Di rumah-rumah selepas perpisahan, para ibu seolah terbuat dari air mata. Anak-anak menjelma menjadi gelas kaca kosong. Lagu pengantar tidur pun berubah menjadi kutukan. Film ini menelusuri penderitaan sekaligus ketahanan rakyat Burma, dengan menghadirkan unsur-unsur politik khas yang telah lama mengambang di lautan drama politik di bawah bayang-bayang kediktatoran militer berulang di Myanmar.
Lin Htet Aung (lahir 1998) adalah seorang pembuat film yang karyanya telah diputar di Karlovy Vary, IFFR, dan berbagai festival lainnya, serta memenangkan Tiger Short Award 2025 di IFFR. Ia merupakan alumnus Berlinale Talents, Locarno Filmmakers Academy, dan Asian Film Academy, sekaligus penerima Prince Claus Seed Award. Saat ini, ia tengah mengembangkan film panjang debutnya berjudul Making A Sea.