Sejak ayahnya tiba-tiba meninggal di tepi Sungai Ciliwung, kehidupan Aci dan ibunya berubah selamanya. Aci yakin Roh Ciliwung membunuh ayahnya dan bersumpah untuk membalas dendam. Namun, ibunya terus mengatakan bahwa asma menjadi penyebab kematiannya. Lelah menghadapi ketakutan Aci yang semakin besar, sang ibu nekat memanggil Roh Ciliwung. Keputusannya itu akhirnya mempertemukan Aci dengan sosok yang selama ini ia yakini sebagai penyebab kematian ayahnya.
David Darmadi, lulusan Televisi dan Film ISI Padangpanjang (2014), mengerjakan proyek personal pada 2016–2018 dengan memproduksi 23 short daily documentary. Salah satunya, Jembatan Sibuk, diputar di FFD dan Arkipel. Proyek dokumenternya, Diary of Cattle, meraih IF/THEN Award 2018, tayang perdana di Visions du Réel 2019, dan diputar di 60 lebih festival film dunia.