MENTORS

FESTIVAL MENTORS

Talents Hub — What\'s Next: Talent Building And Networking
Yusuf Jacka

Yusuf Jacka

Yusuf Jacka Ardana adalah salah satu alumni angkatan pertama Jakarta Film Fund (JFF). Gagasan filmnya, A Tale Before Nightfall, terpilih untuk diproduksi pada 2021 melalui dukungan Jakarta Film Fund. Ia juga menyutradarai serial Sehati, Semati (2024) yang masuk nominasi Series of the Year di Jakarta Film Week 2024. Jacka kini juga terlibat sebagai co producer dalam film dan series Sinemaku, termasuk Perayaan Mati Rasa, Patah Hati yang Kupilih, dan Memburu Pemangsa, film horor-action-crime terbaru dari Sinemaku Pictures
Yulia Evina Bhara
Mentor/Producer

Yulia Evina Bhara

Yulia Evina Bhara adalah produser dan pendiri KawanKawan Media, sebuah rumah produksi film yang berkedudukan di Jakarta yang fokus pada ko-produksi internasional. Film-film yang Ia produseri sejak 2015 -2023 diantaranya: ‘Return to Sender’ karya Vera Lestafa (Short-short film festival & Asia 2015), “On the origin of Fear” karya Bayu Prihantoro Filemon (Venice Film Festival 2016), “Istirahatlah Kata-Kata” karya Yosep Anggi Noen (Locarno FF 2016), “Ballad of Blood and Two White Buckets” karya Yosep Anggi Noen ( Toronto FF 2018), “The Science of Fictions” karya Yosep Anggi Noen (Special mention Golden Leopard Locarno FF 2019), dokumenter “You and I” karya Fanny Chotimah (Film Asian terbaik DMZ Korea, Next Future CPH DOX Denmark, Piala Citra Dokumenter panjang 2020), ‘Whether The Weather Is Fine’ karya Carlo Francisco Manatad (Locarno, Toronto FF 2021), ‘Stone Turtle’ karya Woo Ming Jin (Fipresci award Locarno FF 2022), “Autobiography” karya Makbul Mubarak ( The International Critics Prize atau FIPRESCI award Venice FF serta memenangkan film terbaik di Adelaide Film Festival 2022, Grand Prix Tokyo Filmex 2022, Jogja NETPAC Asian Film Festival), ‘Tiger Stripes’ karya Amanda Nell Eu (Grand Prix Semaine De la Critique Cannes 2023). Ia juga memproduseri alih wahana karya sastra dan pementasan teater di antaranya: Sandiwara Sastra (2021), Di Tepi Sejarah (2021-2023), Setelah Lewat Djam Malam (2022). Pada tahun 2023 Ia dinobatkan sebagai Impactful International Women 2023 versi Variety Internasional.
Cattleya Paosrijaroen
Mentor/Producer

Cattleya Paosrijaroen

Cattleya Paosrijaroen adalah produser film yang berbasis di Bangkok dan salah satu pendiri rumah produksi independen 185 Films. Ia merupakan alumni program Open Doors Locarno dan La Fabrique Cinéma, serta memproduseri film panjang dan proyek yang digagas seniman. Film yang ia produseri antara lain A Useful Ghost (Grand Prix, Semaine de la Critique, Cannes 2025), The Edge of Daybreak (pemenang FIPRESCI), film omnibus Ten Years Thailand (Special Screening, Cannes 2018), dan Memoria karya Apichatpong Weerasethakul (co-producer), yang meraih Jury Prize di Cannes. Ia juga mendirikan Common Move, kolektif pembuat film yang mendukung sinema independen Asia Tenggara melalui distribusi alternatif dan pengembangan penonton.
Makbul Mubarak
Mentor/Director

Makbul Mubarak

Makbul Mubarak adalah sutradara dan penulis skenario asal Indonesia. Ia lulus dari School of Film, TV and Multimedia, Korea National University of Arts. Sebelum menyutradarai film panjang pertamanya, Autobiography, ia membuat lima film pendek. Autobiography tayang perdana di Venice Film Festival 2022 dalam kompetisi Orizzonti dan meraih FIPRESCI Prize. Film ini kemudian memenangkan lebih dari 20 penghargaan di berbagai negara, termasuk Grand Prix Tokyo FILMeX, Best Screenplay di Asia Pacific Screen Awards, Best First Feature di Stockholm Film Festival, dan Best Actor di Marrakech Film Festival. Pada 2023, Autobiography menjadi film yang diajukan Indonesia untuk Academy Awards ke-95.