Tinah adalah seorang wanita berusia 40-an yang tinggal bersama suaminya, Wawan. Wawan, yang juga berusia 40-an, adalah seorang pengangguran yang temperamental. Suatu tengah malam, Wawan menyuruh Tinah membeli rokok. Meski sebenarnya enggan, Tinah menuruti perintah itu agar Wawan tidak mengamuk. Tinah mengendarai sepeda motor menuju penjual yang lokasinya cukup jauh dari rumah. Saat kembali, Tinah diserang oleh sekelompok preman bermotor. Ia dikejar mulai dari jalan raya hingga ke halaman rumahnya. Wawan, yang membuka pintu untuk memeriksa keadaan, dipukuli oleh para preman tersebut. Sebagai balasan, Tinah menghajar para preman itu dengan kemampuan bela dirinya.
Gugun Arief lahir di Wlingi, Jawa Timur. Terinspirasi oleh sejumlah film laga kelas B, Gugun belajar perfilman secara otodidak. Melalui rumah produksi kecil miliknya, Javora Studio, Gugun menulis cerita, memproduseri, dan menyutradarai sejumlah film pendek yang diputar di berbagai festival film lokal maupun internasional.