grief, father daughter relationship, death, healing
Sara (25) kesulitan mengingat kenangan indah bersama ayahnya, Doni (57), yang semasa hidup dikenal sebagai sosok yang jauh dan tertutup. Menjelang pemakamannya keesokan pagi, Sara ingin memperbaiki hubungan mereka. Namun, ia justru menemukan sebuah rahasia yang membuatnya merasa semakin jauh dari sang ayah. Ketika menyentuh jenazah Doni, Sara melihat sebuah bayangan biru dan menemukan jembatan ajaib yang memungkinkan mereka berbicara. Kesempatan itu menjadi jalan bagi Sara untuk memperbaiki hubungan yang selama ini renggang. Didorong rasa bersalah, ia berusaha menciptakan satu kenangan indah terakhir bersama ayahnya.
Sarah adalah penulis, sutradara, dan produser asal Indonesia. Sebelumnya menjabat sebagai Senior Creative Associate di IDN Pictures, ia berkontribusi dalam film Sleep Call (2023) dan Pasar Setan (2024), serta menjadi produser dalam film Udin’s Inferno (2021), pemenang Jakarta Independent Film Festival dan terpilih secara resmi di JAFF 2021, Jakarta Film Week, serta PAME International Film Festival. Proyek serialnya, Adel/Tini, menjadi finalis di ATF 2022. Ia bergabung dengan Indonesiana Film 2023 untuk proyek musikalnya Missing Piece, dan terpilih mengikuti NAFF Fantastic Film School serta Platform Busan 2024. Saat ini, ia tengah mengembangkan film panjang perdananya sebagai penulis, Virgin Bash, yang memenangkan Mocha Chai Award di BIFAN 2024.