women, satire, cinema/filmmaking, sexuality | Blood, Gore/Torture, Sex Scene
Setelah bertahun-tahun dihantam sekuel asal-asalan dan meredupnya antusiasme penggemar, waralaba slasher Camp Miasma dipercayakan kepada seorang sutradara muda penuh semangat untuk dihidupkan kembali. Namun, ketika ia menemui aktris pemeran film pertama yang kini mengasingkan diri dan diselimuti misteri, keduanya terseret ke dalam dunia penuh hasrat, ketakutan, dan delirium yang berlumuran darah.
Jane Flannery Schoenbrun (lahir 5 Februari 1987) adalah pembuat film asal Amerika Serikat yang dikenal melalui film-filmnya, seperti We’re All Going to the World’s Fair, I Saw the TV Glow, dan Teenage Sex and Death at Camp Miasma. Dibesarkan di Brooklyn, New York, karya Schoenbrun dikenal lewat pendekatannya yang melampaui batas genre horor, sekaligus mengeksplorasi tema seks dan gender serta hubungan anak muda dengan media.