Semua orang memiliki waktu yang terbatas, tetapi apa yang dilakukan pada waktu tersebutlah yang disebut sebagai ‘hidup’. Ketika seorang ayah memiliki sebuah penyakit yang menghancurkan semua memori dan kesadaran hidup, anaknya berusaha memberikan ingatan terindah dalam hidupnya.
Virya Hendriyah lahir di Mulya Asri, 20 Mei 2001. Berawal dari hobinya merekam dan membuat video sejak SMP, ia bersama teman-temannya mulai belajar membuat film semasa SMA. Kini, ia sedang menempuh studi film di sebuah universitas swasta yang berlokasi di Indonesia.