woman, family, identity, sexuality, migration
Setelah bertahun-tahun tinggal di luar negeri, Megan kembali ke Hong Kong untuk merayakan Tahun Baru Imlek dan menghadiri makan malam bersama keluarganya, berharap dapat kembali menjalin kedekatan. Di tengah percakapan tentang tradisi yang akrab, candaan ringan, dan ekspektasi yang tak terucapkan, Megan mendapati dirinya terjebak antara kenyamanan rumah dan jarak yang kian terasa antara dirinya dengan sosok yang diyakini keluarganya.
Edwin Lai adalah sutradara dan sinematografer yang berbasis di Hong Kong, dengan ketertarikan pada cerita yang berangkat dari emosi dan mengeksplorasi identitas serta rasa memiliki. Terinspirasi dari kehidupan sehari-hari di Hong Kong, karya-karyanya memadukan momen-momen personal dengan visual yang kuat dan atmosferis. Ia juga tertarik pada cerita fiksi ilmiah dan genre yang tetap membumi, menggunakan dunia yang lebih imajinatif untuk mengeksplorasi emosi manusia yang begitu dekat.