Programs Fringe Events
Herstory hadir untuk memberi ruang bagi film-film dari seluruh dunia yang bercerita tentang perempuan, dan/atau disutradarai oleh perempuan. Program ini berupaya menginisiasi diskusi publik tentang sinema alternatif—tentang keseharian, pengalaman, dan kisah-kisah yang kerap diabaikan, dilupakan, atau dipinggirkan. Melalui diskusi pasca-tonton, program ini diharapkan menjadi umpan sekaligus ruang yang inklusif bagi siapa pun untuk berpartisipasi dan berbagi pandangannya.
Dari kelima film yang diputar, muncul pola yang serupa: semuanya bergerak secara sembunyi-sembunyi. Tentang imajinasi atas hidup; eksplorasi seksualitas; kepergian seorang ibu untuk bekerja; keputusan melakukan aborsi; hingga partisipasi perempuan dalam sinema. Lalu, pertanyaannya: mengapa perempuan seringkali dihadapkan pada pilihan yang lebih sedikit, lebih mudah dihakimi atas apa yang ia pilih (atau tidak ia pilih)? Sistem apa—selain patriarki dan kekuasaan yang tidak berpihak pada kebijakan yang mempertimbangkan kepentingan perempuan—yang membuat keadaan ini terus langgeng dan dinormalisasi? Mengapa hal ini bisa terjadi, apa akibatnya, dan apa yang dapat kita usahakan bersama untuk menciptakan keadaan yang lebih baik?
Diskusi ini diharapkan dapat menjadi ruang untuk berimajinasi bersama—baik dari sudut pandang sutradara laki-laki yang membuat film tentang perempuan, maupun siapa pun yang hadir di ruang ini. Bukan hanya untuk berbagi pengalaman hidup yang sudah ada, tetapi juga untuk membayangkan strategi, aksi, dan kerja-kerja alternatif yang dapat kita upayakan bersama, agar hal-hal yang lebih baik dapat benar-benar hadir dalam hidup kita: lebih banyak kesempatan, lebih banyak pilihan, dan masa depan yang lebih adil.