HISTORY, POLITICS, WAR, WORK//LABOUR
Rusli, seorang pemimpin laskar pejuang, sedang dalam sebuah misi ketika pasukan Belanda menghadang mereka. Dalam bentrokan itu, Rusli terluka parah, dan kawan-kawannya menyembunyikannya di Desa Seberaya. Tipi dan ayahnya, sang kepala desa, dipercaya menjaga keselamatan dan pemulihannya. Dalam kondisi genting itu, film ini menampilkan kehidupan sehari-hari warga desa, semangat gotong royong mereka bersama para pejuang kemerdekaan, serta tumbuhnya benih cinta antara Tipi dan Rusli.
Bachtiar Siagian (1923–2002) adalah anggota Lembaga Kebudayaan Rakyat (Lekra), sebuah institusi kebudayaan kiri di Indonesia yang berdiri dari 1950 hingga 1965. Aktif dalam jaringan sinema Asia-Afrika, realisme sinemanya berakar pada realitas sosial dunia ketiga. Gelombang pembersihan anti-komunis rezim Orde Baru menyebabkan sebagian besar karyanya hilang.